Beranda News Pertamina Lubricants Ingatkan Bahaya Oli Palsu bagi Mesin Kendaraan

Pertamina Lubricants Ingatkan Bahaya Oli Palsu bagi Mesin Kendaraan

Pertamina Lubricants Ingatkan Bahaya Oli Palsu bagi Mesin Kendaraan - lajuroda.com

Lajuroda.com,  JAKARTA – Maraknya temuan dugaan praktik pemalsuan oli kendaraan bermotor kembali menjadi perhatian masyarakat. PT Pertamina Lubricants (PTPL) mengimbau konsumen agar lebih cermat dalam memilih pelumas dan tidak mudah tergiur harga murah. Pasalnya, penggunaan oli palsu atau pelumas yang tidak sesuai spesifikasi berpotensi mengganggu kinerja mesin hingga menimbulkan biaya perbaikan yang lebih besar.

Imbauan tersebut disampaikan Pertamina Lubricants pada 6 November 2026, menyusul pengungkapan dugaan praktik pemalsuan pelumas oleh aparat penegak hukum. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kemasan yang terlihat menyerupai produk asli belum tentu menjamin kualitas, komposisi, maupun standar pelumas di dalamnya.

Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi, mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dalam mengungkap dugaan peredaran oli palsu. Menurutnya, praktik tersebut tidak hanya merugikan konsumen dan pemilik merek, tetapi juga berpotensi membahayakan kendaraan.Pertamina Lubricants Ingatkan Bahaya Oli Palsu bagi Mesin Kendaraan - lajuroda.com

“Kami mengapresiasi langkah cepat aparat penegak hukum dalam mengungkap dugaan praktik pemalsuan pelumas yang terjadi akhir-akhir ini. Peredaran produk oli palsu bukan hanya merugikan konsumen dan pemilik merek, tetapi juga dapat menimbulkan risiko bagi kendaraan karena kualitas dan standar produk yang digunakan tidak dapat dipastikan. Pengungkapan kasus seperti ini menjadi langkah penting untuk melindungi konsumen,” ujar Rika.

Oli Palsu Berpotensi Merusak Komponen Mesi

Oli atau pelumas memiliki peran penting dalam menjaga performa dan usia pakai mesin kendaraan. Selain mengurangi gesekan antarkomponen, oli berfungsi membantu mencegah keausan, menjaga kebersihan bagian dalam mesin, serta mengendalikan suhu kerja agar tetap berada dalam kondisi optimal.

Namun, fungsi tersebut tidak dapat dipastikan apabila kendaraan menggunakan oli palsu. Produk yang tidak terjamin keasliannya belum tentu memiliki formulasi, kandungan aditif, dan standar mutu sesuai kebutuhan mesin.

Dampaknya dapat muncul secara bertahap. Kualitas pelumasan yang buruk berpotensi meningkatkan gesekan dan keausan komponen, memicu terbentuknya endapan di dalam mesin, hingga menyebabkan suhu kerja mesin menjadi lebih tinggi.

Jika digunakan dalam jangka panjang, kondisi tersebut dapat menurunkan performa kendaraan dan meningkatkan risiko kerusakan pada komponen mesin. Konsumen pun berpotensi menghadapi pengeluaran tambahan untuk perawatan maupun perbaikan kendaraan.

Karena itu, pemilihan oli tidak seharusnya hanya mempertimbangkan harga. Kesesuaian spesifikasi, kualitas produk, serta keaslian pelumas menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan sebelum melakukan pembelian.Pertamina Lubricants Ingatkan Bahaya Oli Palsu bagi Mesin Kendaraan - lajuroda.com

Cara Membedakan Oli Pertamina Asli dan Palsu

Pertamina Lubricants mengingatkan bahwa oli palsu tidak selalu mudah dikenali melalui pengamatan sederhana. Warna, aroma, maupun tingkat kekentalan pelumas bukan indikator yang cukup untuk memastikan keaslian dan kualitas produk.

Untuk mengetahui komposisi serta performa pelumas secara akurat, dibutuhkan pengujian lebih menyeluruh. Meski demikian, konsumen tetap dapat melakukan pemeriksaan awal melalui sejumlah fitur keamanan yang tersedia pada kemasan oli Pertamina.

Berikut beberapa ciri keaslian oli Pertamina dalam kemasan botol yang perlu diperhatikan:

1. Kemasan triple layer: Botol memiliki tiga lapisan kemasan. Ketika tutup dibuka, terdapat perbedaan warna antara bagian dalam dan bagian luar botol.

2. Nomor batch sejajar: Nomor batch tercetak pada bagian tutup dan badan botol dengan posisi yang lurus serta sejajar.

3. Hologram original: Kemasan dilengkapi hologram keaslian yang dapat terlihat pada sudut kemiringan tertentu.

4. QR Code anti-pemalsuan: Label kemasan memiliki QR Code yang dapat dipindai untuk memeriksa informasi dan keaslian produk.

Fitur QR Code menjadi salah satu cara yang dapat dimanfaatkan konsumen untuk melakukan verifikasi tambahan. Setelah dipindai, konsumen dapat melihat informasi berupa nama produk, nomor QR, nomor batch, jenis kemasan, hingga riwayat pemindaian.

Apabila informasi yang muncul tidak sesuai dengan produk yang dibeli, konsumen perlu meningkatkan kewaspadaan. Hal serupa berlaku apabila satu QR Code terindikasi digunakan pada lebih dari satu produk.

Selain memeriksa fitur keamanan, konsumen juga perlu memperhatikan kewajaran harga. Penawaran oli dengan harga jauh di bawah harga pasar patut dicurigai, terlebih jika penjual tidak dapat menunjukkan asal-usul dan jalur distribusi produk secara jelas.

Pertamina Imbau Konsumen Membeli Oli di Kanal Resmi

Untuk meminimalkan risiko mendapatkan produk palsu, Pertamina Lubricants menyarankan masyarakat membeli pelumas melalui saluran penjualan yang dapat dipastikan keasliannya.

Beberapa kanal pembelian yang direkomendasikan meliputi SPBU Pertamina, distributor resmi, serta bengkel mitra Fastron Auto Service dan Enduro Motor Service untuk mencegah dari oli palsu saat penggantian rutin pelumas mesin kendaraan.

Konsumen juga dapat membeli produk melalui official store Pertamina Lubricants di berbagai platform e-commerce.

Bagi masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut mengenai cara memastikan keaslian kemasan produk Pertamina, dapat mengakses situs Lubes.id.

Sementara itu, apabila menemukan atau mencurigai adanya produk oli palsu, konsumen dapat menyampaikan laporan melalui Pertamina Contact Center 135 maupun saluran pengaduan yang tersedia di Lubes.id.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan pengawasan terhadap peredaran pelumas palsu sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penggunaan produk yang tidak memenuhi standar.

Pada akhirnya, kewaspadaan konsumen menjadi bagian penting dalam mencegah peredaran oli palsu di pasar. Memilih tempat pembelian terpercaya, memastikan kesesuaian spesifikasi, serta memeriksa fitur keamanan kemasan sebelum menggunakan pelumas merupakan langkah sederhana untuk menjaga performa dan melindungi mesin kendaraan dalam jangka panjang.