
Lajuroda.com, Yogyakarta – ALVA mencatat pencapaian penting dalam perjalanan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia setelah mendistribusikan unit ke-20.000 kepada konsumen. ALVA motor mencapai angka tersebut hanya sembilan bulan setelah mencatat distribusi 10.000 unit pada Desember 2025.
Pencapaian ini menunjukkan pertumbuhan jumlah pengguna ALVA sebesar 100 persen dalam periode tersebut. Semakin banyak masyarakat kini memilih motor listrik ALVA untuk menunjang mobilitas sehari-hari, termasuk sebagai kendaraan utama untuk berbagai aktivitas.
Hingga Juni 2026, pengguna ALVA telah menempuh lebih dari 78 juta kilometer. Jarak tersebut setara dengan sekitar 1.900 kali mengelilingi bumi. Catatan ini menunjukkan bahwa masyarakat kini benar-benar menggunakan kendaraan listrik untuk mobilitas harian, bukan sekadar memilikinya.
ALVA juga menandai pencapaian distribusi unit ke-20.000 di DI Yogyakarta. Supriadi, konsumen asal Yogyakarta, menjadi pengguna ALVA ke-20.000 dan menerima secara simbolis unit ALVA N3 Next Gen.

“Saya memilih ALVA karena ingin menggunakan motor listrik yang dapat mendukung kebutuhan mobilitas sehari-hari. ALVA N3 Next Gen juga menarik karena spesifikasi dan fiturnya sesuai dengan kebutuhan tersebut. Menjadi pengguna ke-20.000 tentu menjadi pengalaman yang sangat berkesan, terlebih bisa menjadi bagian dari perjalanan ALVA,” ujar Supriadi.
ALVA Perluas Infrastruktur Pengisian Daya
Pertumbuhan pengguna turut mendorong ALVA memperkuat ekosistem kendaraan listrik. Perusahaan terus mengembangkan infrastruktur pengisian daya, layanan purnajual, serta teknologi yang mendukung pengalaman berkendara.
Di DI Yogyakarta, ALVA telah menyediakan 64 konektor Boost Charge hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat dari 29 konektor pada Desember 2025.
Perluasan jaringan Boost Charge memberikan lebih banyak pilihan kepada pengguna saat mengisi daya. Infrastruktur tersebut juga membantu pengguna menjalani perjalanan dengan kebutuhan jarak tempuh yang semakin beragam.
Dari sisi teknologi, ALVA terus mengembangkan pengalaman berkendara melalui ALVA Intelligent Personalized Riding Optimizer (AIPRO). Pengguna ALVA N3 Next Gen dapat mengakses fitur tersebut melalui aplikasi MyALVA.
AIPRO memungkinkan pengguna menyesuaikan pengalaman berkendara sesuai kebutuhan. Teknologi tersebut menghadirkan sejumlah fitur, antara lain Hill Start Assist, Hill Descent Assist, Regenerative Braking, dan Ride Mode Limiter. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur tersebut bersama Bike Sharing.
ALVA N3 Next Gen Tempuh hingga 140 Km
ALVA menghadirkan N3 Next Gen untuk memenuhi kebutuhan mobilitas perkotaan maupun perjalanan dengan jarak lebih jauh.
Motor listrik tersebut mampu menempuh jarak hingga 140 kilometer dan mencapai kecepatan maksimum 80 km/jam.
Data perjalanan pengguna menunjukkan ALVA N3 Next Gen menempuh rata-rata 35 kilometer per hari dengan biaya perjalanan sekitar Rp1.237.
Jika pengguna menempuh jarak yang sama menggunakan motor berbahan bakar bensin, biaya tersebut menghasilkan perbedaan sekitar 79 persen. ALVA menyebut pengguna N3 Next Gen dapat menghemat biaya perjalanan sekitar Rp140.000 per bulan.
Efisiensi tersebut memberikan gambaran mengenai potensi penghematan biaya operasional bagi masyarakat yang menggunakan motor listrik untuk aktivitas sehari-hari.
ALVA Care Dukung Pengguna Selama Kepemilikan
ALVA juga memperkuat layanan konsumen melalui program ALVA Care. Program ini mencakup Customer Service dan Roadside Assistance selama 24 jam, garansi, paket data gratis, akses gratis pengisian daya di Boost Charge, serta jaringan After Sales Partner di lebih dari 130 lokasi.
ALVA memberikan berbagai manfaat tersebut dengan nilai hingga sekitar Rp3 juta untuk setiap konsumen. Dengan dukungan tersebut, konsumen tidak hanya membeli kendaraan listrik, tetapi juga memperoleh layanan yang membantu mereka menggunakan kendaraan dalam jangka panjang.
Chief Executive Officer ALVA, Purbaja Pantja, mengatakan pencapaian 20.000 unit menunjukkan penggunaan kendaraan listrik ALVA yang semakin nyata di tengah masyarakat.
“Pencapaian 20.000 unit ini bukan sekadar milestone produksi, melainkan bukti bahwa ALVA telah teruji dari waktu ke waktu serta digunakan secara nyata untuk perjalanan yang jaraknya jauh lebih panjang dibandingkan beberapa tahun lalu,” kata Purbaja.
Menurut Purbaja, peningkatan edukasi dan pemahaman masyarakat mengenai manfaat kendaraan listrik turut mendorong konsumen menjadikan ALVA sebagai kendaraan utama untuk aktivitas sehari-hari.
“Kami berterima kasih kepada seluruh pengguna yang telah menjadi bagian dari perjalanan ini, dan akan terus menghadirkan pengalaman berkendara yang semakin baik ke depannya,” ujarnya.
ALVA Perkuat Kapabilitas Industri Lokal
Pertumbuhan distribusi kendaraan listrik juga mendorong ALVA memperkuat kapabilitasnya sebagai produsen kendaraan listrik di Indonesia.
ALVA mempertahankan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) di atas 40 persen serta mengembangkan teknologi dan intellectual property (IP) lokal.
Perusahaan juga mengoperasikan fasilitas penelitian dan pengembangan (R&D) serta manufaktur di Cikarang. Fasilitas tersebut telah mengantongi sertifikasi ISO 9001:2015, ISO 14001:2015, dan INDI 4.0.
Kapabilitas tersebut membantu ALVA mengembangkan produk sekaligus memperkuat kemampuan industri dalam negeri untuk mengikuti pertumbuhan penggunaan kendaraan listrik.
Dengan distribusi unit ke-20.000, ALVA melihat semakin banyak masyarakat Indonesia memilih motor listrik untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.
Pencapaian tersebut sekaligus mempertegas langkah ALVA dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik melalui pengembangan produk, teknologi, infrastruktur pengisian daya, dan layanan purnajual.












