Beranda Events Tekiro Cetak Mekanik Masa Depan Lewat Kompetisi Nasional 2026

Tekiro Cetak Mekanik Masa Depan Lewat Kompetisi Nasional 2026

Tekiro Cetak Mekanik Masa Depan Lewat Kompetisi Nasional 2026 - lajuroda.com

Lajuroda.com, Jakarta – Ajang Tekiro Mechanic Competition 2026 resmi mencapai puncaknya dengan pengumuman para pemenang dalam babak final yang digelar di Jakarta. Kompetisi keterampilan otomotif terbesar bagi siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Indonesia ini kembali menegaskan bahwa talenta muda di bidang teknik otomotif terus berkembang dan semakin siap bersaing di dunia industri.

Diselenggarakan oleh Tekiro di bawah naungan PT Altama Surya Anugerah, kompetisi ini diikuti oleh 89.565 siswa dari 544 SMK yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Tingginya jumlah peserta menunjukkan antusiasme besar sekaligus meningkatnya minat generasi muda terhadap bidang otomotif.

Perjalanan menuju babak final tidaklah mudah. Para peserta harus melalui tahapan seleksi berlapis, dimulai dari penyisihan online, kemudian disaring menjadi 30 sekolah terbaik di babak semifinal, hingga akhirnya hanya 10 sekolah yang berhasil melaju ke babak final.

Tekiro Cetak Mekanik Masa Depan Lewat Kompetisi Nasional 2026 - lajuroda.com
Suasana saat test final TMC 2026

Proses seleksi yang ketat ini memastikan bahwa peserta yang tampil di panggung puncak merupakan siswa-siswa terbaik dengan kemampuan teknis di atas rata-rata. Kompetisi

ini sekaligus menjadi tolok ukur kesiapan lulusan SMK dalam menghadapi kebutuhan industri otomotif modern.

Pada babak final, para peserta diuji melalui berbagai tantangan teknis yang komprehensif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini. Materi yang diujikan meliputi sistem kelistrikan kendaraan, diagnosa mesin (engine tune-up), sistem transmisi, hingga penanganan teknologi kendaraan modern.

Seluruh proses penilaian dilakukan secara objektif oleh dewan juri profesional yang terdiri dari praktisi industri dan akademisi otomotif, sehingga hasil kompetisi mencerminkan standar kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja sesungguhnya.

Tekiro Mechanic Competition 2026 resmi mengumumkan pemenang setelah diikuti 89 ribu siswa SMK se-Indonesia
Ketegangan saat lomba babak final dari finalis

Wakil Direktur PT Altama Surya Anugerah, Stephanus Santoso, menegaskan bahwa kompetisi ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendukung program revitalisasi pendidikan vokasi di Indonesia.

Menurutnya, Tekiro Mechanic Competition tidak hanya menjadi ajang adu keterampilan, tetapi juga sarana evaluasi bagi siswa SMK dalam mengukur kesiapan mereka memasuki dunia kerja. Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam mencetak tenaga kerja yang kompeten.

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi para peserta, Tekiro memberikan total hadiah senilai ratusan juta rupiah yang terdiri dari uang tunai, trofi, sertifikat, serta perlengkapan bengkel profesional. Bantuan alat ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas fasilitas praktik di sekolah masing-masing.

Tidak hanya itu, para pemenang juga mendapatkan peluang besar untuk masa depan, termasuk kesempatan langsung bekerja di B-Quik, serta akses melanjutkan pendidikan di Politeknik ATMI Cikarang dan Politeknik Negeri Semarang.

Ketua panitia, Roy Njotodirjo, turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kompetisi ini, termasuk sponsor dari berbagai sektor industri otomotif.

Berikut para pemenang Juara Nasional Tekiro Mechanic Competition 2026:

Juara 1: SMK Negeri 4 Jakarta.                            Juara 2: SMK Negeri 1 Magelang.                       Juara 3: SMK Negeri 1 Purworejo                        Juara Harapan 1: SMK Negeri 26 Jakarta          Juara Harapan 2: SMK Wongsorejo Gombong.  Juara Harapan 3: SMK Negeri 8 Bandung

Keberhasilan penyelenggaraan kompetisi ini kembali menegaskan peran penting kolaborasi antara industri dan dunia pendidikan dalam menciptakan sumber daya manusia unggul. Dengan standar kompetisi yang semakin tinggi setiap tahunnya, Tekiro Mechanic Competition diharapkan terus menjadi wadah strategis dalam mencetak mekanik-mekanik profesional yang siap menghadapi tantangan industri otomotif yang terus berkembang.

Ajang ini sekaligus menjadi bukti bahwa siswa SMK Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah global.