Lajuroda.com, Jakarta — PT Bridgestone Tire Indonesia (Bridgestone Indones0ia) memperingati perjalanan 50 tahun atau usia emas di Indonesia. Perayaan tersebut digelar secara seremonial di Jakarta pada Senin (24/8) dengan mengusung semangat memperkuat inovasi, keselamatan, kualitas, keberlanjutan, serta solusi mobilitas untuk menjawab perkembangan industri otomotif nasional.
Momen lima dekade Bridgestone Indonesia tersebut turut dihadiri Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso sebagai tamu kehormatan. Sejumlah perwakilan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), pelanggan, mitra bisnis, serta para pemimpin industri juga hadir dalam acara tersebut.
Perayaan 50 tahun menjadi momentum bagi Bridgestone Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada para pemangku kepentingan dan mitra kerja yang telah mendukung perjalanan perusahaan sejak pertama kali hadir di Indonesia. Selama lima dekade, perusahaan terus mengembangkan kapabilitas manufaktur, jaringan distribusi, serta portofolio produk ban untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri maupun ekspor.
“Kami menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas ulang tahun ke-50 Bridgestone di Indonesia. Kami sangat terbuka terhadap peluang investasi dan kerja sama di masa depan bersama para investor Indonesia dan Bridgestone,” ujar Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso.
Menurutnya, pemerintah juga terbuka terhadap masukan dan diskusi strategis terkait kebijakan investasi, dinamika pasar domestik, hingga peluang ekspor global.
Perjalanan Bridgestone Indonesia Selama 50 Tahun
Perjalanan Bridgestone di Indonesia dimulai pada 1976 melalui pembukaan pabrik manufaktur pertamanya di Bekasi, Jawa Barat. Kehadiran fasilitas tersebut menjadi fondasi bagi pengembangan bisnis Bridgestone di Indonesia sekaligus memperkuat kapasitas produksi untuk memenuhi kebutuhan pasar.
Seiring pertumbuhan permintaan di Indonesia dan negara-negara tetangga, Bridgestone Indonesia kemudian memperluas kapasitas manufakturnya dengan meresmikan pabrik kedua di Karawang, Jawa Barat, pada 1999.
Pabrik di Karawang juga dilengkapi proving ground atau lintasan uji coba berstandar global. Fasilitas tersebut memperkuat kemampuan teknis dan manufaktur Bridgestone Indonesia dalam mengembangkan serta menguji produk ban sesuai kebutuhan pasar.
Selama perkembangannya, Bridgestone Indonesia memperkuat portofolio di berbagai segmen, mulai dari ban mobil penumpang, kendaraan komersial hingga produk ban spesialis. Perusahaan juga menjadi bagian dari jaringan operasional global Bridgestone Corporation dengan menggabungkan teknologi dan keahlian global dengan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen Indonesia.
Member of the Board, Representative Executive Officer, EAST CEO, Bridgestone Corporation, Nobuyuki Tamura, mengatakan Indonesia memiliki posisi strategis bagi bisnis Bridgestone secara global, baik sebagai pasar maupun basis manufaktur dan ekspor.
“Indonesia merupakan pasar yang penting sekaligus basis manufaktur dan ekspor yang strategis dalam jaringan global Bridgestone. Dipandu oleh misi perusahaan kami yang tak pernah berubah, ‘Melayani Masyarakat dengan Mutu Tertinggi’, kami tetap berkomitmen untuk tumbuh bersama Indonesia dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi pelanggan dan masyarakat di dekade-dekade mendatang,” kata Tamura.
Mulai Pasok Ban dengan Teknologi B-Silent
Memasuki fase pertumbuhan berikutnya, Bridgestone Indonesia tidak hanya mempertahankan kemampuan manufaktur lokal, tetapi juga memperkuat pengembangan teknologi ban dan solusi mobilitas yang lebih berkelanjutan.
Salah satu perkembangan terbaru terjadi pada 2026. Bridgestone Indonesia mulai memasok ban yang menggunakan teknologi B-Silent kepada salah satu produsen otomotif global yang beroperasi di Indonesia.
Teknologi B-Silent dikembangkan untuk meningkatkan kenyamanan berkendara dengan membantu mengurangi kebisingan yang masuk ke dalam kabin kendaraan. Kehadiran teknologi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Bridgestone dalam menghadirkan solusi yang relevan dengan perkembangan kendaraan modern, termasuk meningkatnya kebutuhan terhadap kendaraan listrik atau electric vehicle (EV).
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menegaskan bahwa pengembangan teknologi tersebut didukung kapabilitas teknis dan manufaktur yang telah dibangun perusahaan selama bertahun-tahun di Indonesia.
“Selama lima dekade terakhir, Bridgestone Indonesia telah tumbuh berdampingan dengan industri otomotif tanah air, didukung oleh kepercayaan dari pelanggan, mitra, dan masyarakat,” ujar Mukiat.
Ke depan, Bridgestone Indonesia akan terus memperdalam kapabilitas lokal dan merespons perubahan kebutuhan pasar. Pengembangan tersebut mencakup penelitian produk, perencanaan material, desain khusus hingga proses manufaktur untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia.
Perkuat Peran Indonesia dalam Jaringan Global
Secara global, Bridgestone Corporation telah menjadikan ekspansi internasional sebagai salah satu pilar pertumbuhan perusahaan sejak memasuki pasar Asia. Saat ini, perusahaan memasok produk dan menjalankan bisnis berbasis komunitas lokal di lebih dari 150 negara dan wilayah.
Indonesia menjadi salah satu pasar penting Bridgestone di kawasan Asia. Dengan menggabungkan keahlian global dan kemampuan lokal, Bridgestone Indonesia berupaya menghadirkan produk serta solusi yang mendukung mobilitas lebih aman, efisien, dan berkelanjutan.
Memasuki usia 50 tahun, Bridgestone Indonesia pun menegaskan komitmennya untuk melanjutkan kemitraan dengan berbagai pihak di sepanjang rantai nilai industri otomotif. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan nilai jangka panjang tidak hanya bagi pelanggan dan masyarakat, tetapi juga bagi perkembangan industri serta perekonomian Indonesia.












