Beranda Mobil Omoda O4 EV Siap Dirakit Lokal, Andalkan AI dan Bidik Pasar EV...

Omoda O4 EV Siap Dirakit Lokal, Andalkan AI dan Bidik Pasar EV Indonesia

Omoda O4 EV Siap Dirakit Lokal, Andalkan AI dan Bidik Pasar EV Indonesia - lajuroda.com

Lajurodal.com, Jakarta – Omoda memastikan Omoda O4 EV akan diproduksi melalui perakitan lokal di Indonesia sebagai bagian dari strategi memperkuat posisinya di pasar kendaraan listrik nasional.

Kehadiran crossover listrik terbaru ini juga menjadi bukti keseriusan Omoda dalam menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Indonesia, sekaligus mendukung perkembangan industri otomotif nasional.

Kepastian tersebut disampaikan menjelang debut publik Omoda O4 EV di ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.

Omoda O4 EV Siap Dirakit Lokal, Andalkan AI dan Bidik Pasar EV Indonesia - lajuroda.com
Display Car OMODA O4 EV di stage Super AI Night

 

Saat ini perusahaan tengah menyiapkan berbagai kebutuhan sebelum peluncuran resmi, mulai dari penyediaan unit display, kendaraan test drive, hingga kesiapan produksi agar konsumen dapat merasakan langsung pengalaman berkendara mobil listrik terbaru tersebut.

Belajar dari tingginya permintaan terhadap model J5 yang sempat menyebabkan waktu tunggu cukup panjang, Omoda mengaku telah melakukan berbagai evaluasi.

Kali ini perusahaan menyiapkan kapasitas produksi yang lebih matang, memperkuat sistem distribusi kendaraan, serta memperluas jaringan dealer agar proses pengiriman unit kepada konsumen dapat berlangsung lebih cepat dan efisien.Omoda O4 EV Siap Dirakit Lokal, Andalkan AI dan Bidik Pasar EV Indonesia - lajuroda.com

Untuk sementara, proses perakitan Omoda O4 EV masih akan memanfaatkan fasilitas produksi yang selama ini digunakan perusahaan di Indonesia.

Omoda juga menegaskan bahwa kendaraan yang dipasarkan nantinya merupakan hasil perakitan dalam negeri sebagai bentuk komitmen jangka panjang terhadap pasar Indonesia.

Meski belum mengumumkan harga resmi, Omoda memastikan banderol O4 EV akan disesuaikan dengan karakter pasar kendaraan listrik nasional sehingga tetap kompetitif.

Perusahaan optimistis produk ini mampu menarik perhatian konsumen karena tidak hanya menawarkan jarak tempuh lebih dari 500 kilometer, tetapi juga dibekali teknologi Artificial Intelligence (AI) yang menjadi salah satu pembeda utama dibandingkan para kompetitor.

Teknologi AI tersebut memungkinkan pengemudi berinteraksi menggunakan perintah suara secara lebih natural.

Sistem dapat membantu mencari lokasi tujuan, memberikan rekomendasi tempat makan, mengatur navigasi, mengganti wallpaper layar infotainment, hingga mempelajari kebiasaan perjalanan harian pengguna.

Dengan demikian, pengemudi tidak perlu terlalu sering menyentuh layar sehingga konsentrasi berkendara tetap terjaga.

Omoda O4 EV Siap Dirakit Lokal, Andalkan AI dan Bidik Pasar EV Indonesia - lajuroda.com
Omoda O4 EV

Omoda menilai keunggulan kendaraan ini bukan hanya terletak pada AI, tetapi juga berbagai teknologi pintar lain yang dikembangkan untuk meningkatkan kenyamanan dan keselamatan berkendara.

Dipadukan dengan desain crossover modern yang tengah diminati pasar, Omoda O4 EV diharapkan mampu menjadi pilihan baru di segmen kendaraan listrik Indonesia.

Perusahaan juga mengungkapkan bahwa secara global Omoda O4 tersedia dalam pilihan tenaga listrik murni (BEV) maupun hybrid. Namun untuk pasar Indonesia,

Omoda memilih menghadirkan varian Battery Electric Vehicle (BEV) terlebih dahulu. Keputusan tersebut didasarkan pada pertumbuhan permintaan kendaraan listrik yang dinilai terus meningkat dari waktu ke waktu.

Sebagai perusahaan otomotif global berbasis teknologi, Omoda menegaskan siap menghadirkan varian lain apabila kebutuhan pasar Indonesia berkembang di masa mendatang.

Saat ini fokus utama perusahaan adalah memenuhi kebutuhan konsumen terhadap kendaraan listrik yang menawarkan efisiensi, teknologi modern, dan pengalaman berkendara yang lebih cerdas.

Terkait belum adanya kepastian mengenai insentif kendaraan listrik dari pemerintah, Omoda menyatakan telah menyiapkan berbagai skenario bisnis.

Perusahaan akan mengikuti seluruh kebijakan pemerintah, baik insentif dilanjutkan maupun tidak, sembari tetap berupaya memberikan penawaran terbaik kepada konsumen.

Omoda juga mengaku belum melihat adanya kecenderungan konsumen menunda pembelian kendaraan listrik akibat menunggu kepastian insentif.

Hal tersebut terlihat dari penjualan model J5 yang disebut terus mengalami pertumbuhan setiap bulan.

Dengan hadirnya Omoda O4 EV, perusahaan berharap pasar kendaraan listrik Indonesia semakin berkembang dan masyarakat memiliki lebih banyak pilihan crossover listrik berteknologi tinggi.

Omoda memastikan O4 EV akan menjadi salah satu bintang di booth mereka pada GIIAS 2026. Sementara itu, informasi mengenai harga resmi serta jadwal pemesanan akan diumumkan lebih lanjut mendekati peluncuran resmi kendaraan tersebut.

Dengan kombinasi produksi lokal, teknologi AI, desain crossover modern, dan strategi distribusi yang lebih matang, Omoda optimistis O4 EV mampu bersaing di pasar kendaraan listrik Indonesia yang semakin kompetitif.