Lajuroda.com, Tangerang – Honda Rayakan 40 tahun kiprah di dunia balap nasional, HPM menggelar talkshow spesial di booth pada ajang GIIAS 2025.
Mengusung semangat “Everyone Can Race”, talkshow ini menghadirkan tokoh-tokoh penting di dunia balap Tanah Air dari berbagai generasi: Yessy Anastasia (PR & Event Dept. Head PT HPM), Alvin Bahar (pembalap sekaligus Direktur Honda Racing Indonesia), Renaldi Hutasoit (mantan pembalap HRI), dan Romy Tahrizi (pembalap OMR Honda).
Talkshow ini membahas perjalanan panjang di dunia balap, kontribusi terhadap pembinaan talenta muda, serta komitmen membangun ekosistem motorsport yang aman dan profesional di Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Yessy Anastasia menegaskan bahwa dunia balap merupakan bagian tak terpisahkan dari DNA Honda.
Sejak era Grand Prix di tahun 1970-an hingga pendirian tim Honda Racing Indonesia (HRI), Honda secara konsisten hadir di berbagai ajang balap nasional.
“Balap bukan hanya soal kecepatan, tapi juga pembuktian performa teknologi kami yang digunakan sehari-hari. Lewat semangat Everyone Can Race, kami ingin membuka akses seluas-luasnya bagi siapa saja untuk berkembang di dunia balap,” ujar Yessy.
Produk seperti Brio, yang dikenal sebagai mobil harian, terbukti tangguh di lintasan dan menjadi favorit pembalap pemula dalam ajang Honda Brio Speed Challenge (HBSC) maupun Kejuaraan Nasional ITCR.
Honda juga mendukung penyelenggaraan balap nasional dengan menyediakan mobil operasional sejak 2013, termasuk Safety Car, mobil Clerk of the Course, dan Fast Doctor.
Alvin Bahar: 24 Tahun Membela HRI
Sosok Alvin Bahar menjadi bukti nyata dalam 24 tahun kariernya bersama HRI, Alvin telah menjuarai berbagai kompetisi dengan sederet mobil mulai dari Civic Genio hingga Civic Type R FL5.
Ia sukses meraih 13 gelar juara nasional dan lebih dari 200 trofi sepanjang kariernya.
“Mobilnya itu stabil dan kompetitif. Bahkan dalam beberapa seri, kami bisa menyelesaikan musim tanpa overhaul besar. Ini karena mesin dan konstruksinya benar-benar andal,” ungkap Alvin.
Renaldi Hutasoit: Keselamatan, Daya Tahan, dan Kemudahan Perawatan
Renaldi Hutasoit yang pernah membela HRI di periode 2006–2008 menyoroti tiga keunggulan utama mobil Honda: keselamatan, daya tahan, dan kemudahan servis.
“Rangka G-CON dan sistem pengereman memberikan rasa aman bahkan dalam situasi ekstrem. Selain itu, mobilnya mudah dirawat, efisien, dan cocok dipakai di kondisi kompetitif sekalipun,” jelasnya.
Romy Tahrizi: Brio hingga City Hatchback, Konsisten Tangguh
Pembalap muda Romy Tahrizi merasakan langsung bagaimana mobil-mobil Honda mendukung pertumbuhan kariernya. Memulai dari Brio Speed Challenge, kini ia berkompetisi di City Hatchback Speed Challenge.
“Mobilnya mudah dikendalikan, adaptif, dan punya performa yang sangat baik untuk pembalap yang ingin berkembang. Sejak awal karier saya, kendaraan ini selalu jadi partner terbaik di lintasan,” kata Romy.
Simbol 40 Tahun dan Target Juara di Mandalika
Sebagai penanda tonggak 40 tahun kiprahnya di lintasan, meluncurkan logo khusus 40 Years of Honda Racing Indonesia di IIMS 2025, livery balap edisi spesial, serta menorehkan kemenangan di ajang Mandalika Festival of Speed (MFoS) 2025.
HRI juga siap kembali ke MFoS edisi Oktober dan Desember mendatang dengan target meraih juara nasional.













