Lajuroda.com, Jakarta — ID COMM meraih penghargaan Best Public Relations 2026 in Empowering Brands with Deep Consumer Insights for Purposeful Communication pada ajang Indonesia Public Relations Awards (IPRA) 2026 untuk kategori PR Agency, mengungguli total 216 nominasi. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan ID COMM menghadirkan praktik komunikasi strategis yang mengandalkan riset serta pemahaman mendalam terhadap perilaku konsumen.
Pengakuan dari IPRA Awards 2026 ini menempatkan ID COMM sebagai konsultan Public Relations dengan program yang dinilai spesifik dan memiliki diferensiasi kuat dibandingkan perusahaan lain. Salah satu fondasi penilaian tersebut datang dari riset kendaraan listrik (EV) perdana yang dipublikasikan ID COMM dalam laporan bertajuk “Menuju Era Mobil Listrik: Sejauh Mana Indonesia Siap”.
Dalam riset tersebut, ID COMM menerapkan pendekatan berbasis data melalui kombinasi wawancara terhadap konsumen, pelaku industri, dan media, serta analisis kebijakan kendaraan listrik dari hulu hingga hilir. Metode yang komprehensif ini menghasilkan insight yang lebih dalam terkait pola adopsi kendaraan listrik di Indonesia, termasuk faktor yang mendorong maupun menghambat perkembangan ekosistem EV nasional.
Salah satu temuan utama menunjukkan bahwa pengguna EV di Indonesia saat ini masih didominasi oleh kelompok early adopter dari kalangan urban menengah atas. Riset ini juga menegaskan bahwa percepatan pertumbuhan pasar EV membutuhkan sinkronisasi antara kebijakan pemerintah, strategi industri, serta edukasi publik agar adopsi kendaraan listrik dapat berkembang lebih cepat dan merata.
Dewan juri IPRA Awards 2026 menilai bahwa riset yang dilakukan ID COMM bukan hanya relevan untuk kebutuhan komunikasi klien, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam membantu publik memahami perilaku konsumen, hambatan pasar, hingga faktor strategis yang memengaruhi perkembangan industri kendaraan listrik. Inisiatif ini dinilai mampu mendorong dialog yang lebih konstruktif antara industri, regulator, organisasi masyarakat sipil, media, dan masyarakat luas.
“Bagi kami, riset ini bukan sekedar laporan, melainkan alat untuk membangun komunikasi yang lebih relevan dan berdampak untuk ekosistem EV. Dengan pemahaman yang kuat terhadap konsumen dan konteks kebijakan, kami berupaya membantu brand menyampaikan pesan yang lebih bermanfaat dan bermakna,” ujar Asti Putri, Co-Founder dan Director ID COMM. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Warta Ekonomi serta dewan juri atas pengakuan terhadap upaya ID COMM dalam menyajikan data yang dapat diakses publik. Menurutnya, riset tersebut merupakan bentuk pertanggungjawaban nyata ID COMM sebagai konsultan komunikasi.
Riset ini turut disambut positif oleh industri dan digunakan sebagai referensi. ID COMM menyebut laporan tersebut saat ini sedang dalam proses penerjemahan ke bahasa Inggris dan Mandarin, sebagai langkah memperluas jangkauan manfaat riset bagi pemangku kepentingan global.
Melalui pencapaian ini, ID COMM semakin menegaskan posisinya sebagai konsultan Public Relations berbasis data yang mampu menerjemahkan insight konsumen menjadi strategi komunikasi yang strategis, relevan, dan berdampak, sejalan dengan dinamika industri serta kebutuhan masyarakat.













