Lajuroda.com, Sentul Bogor — Tren kendaraan di Indonesia terus mengalami pergeseran seiring perubahan kebutuhan mobilitas masyarakat. Jika sebelumnya sedan dan hatchback mendominasi pilihan konsumen, kini SUV berukuran ringkas atau compact SUV semakin diminati karena menawarkan posisi duduk lebih tinggi, rasa aman, serta kepraktisan untuk penggunaan harian. Di tengah tren tersebut, Mitsubishi Destinator hadir sebagai salah satu model yang memperkuat arah pasar menuju SUV compact modern yang lebih ramah pengemudi dan keluarga.
Dalam diskusi mengenai tren kendaraan masa kini, perubahan desain mobil disebut bukan semata soal gaya, melainkan hasil adaptasi terhadap kondisi lingkungan dan pola hidup pengguna. Indonesia yang memiliki curah hujan tinggi dan karakter jalan beragam membuat banyak konsumen memilih kendaraan dengan ground clearance lebih tinggi sebagai langkah antisipasi. Mobil tinggi dianggap memberi rasa aman lebih besar, terutama saat menghadapi genangan air, jalan berlubang, maupun kondisi permukaan yang tidak selalu ideal.
Desain Tinggi namun Ringkas, Lebih Mudah Dikendalikan
Salah satu poin yang disorot dari perkembangan mobil modern adalah perubahan ergonomi. Mobil era lama, khususnya sedan, umumnya memiliki posisi duduk rendah dengan bodi panjang. Karena posisi kaki harus menjulur jauh ke depan, ruang kabin terasa panjang dan jarak antara pengemudi dengan setir maupun pedal lebih jauh. Kondisi ini kerap menimbulkan kesan mobil terasa “besar” secara psikologis, terutama bagi pengemudi yang kurang percaya diri membawa kendaraan berdimensi panjang.
Mitsubishi Destinator membawa formula berbeda lewat konsep bodi ramping namun tinggi. Posisi duduk yang lebih tegak membuat semua kontrol terasa lebih dekat dan ringkas, mulai dari setir, pedal, hingga jarak pandang. Dengan desain seperti ini, pengemudi mendapatkan rasa kontrol yang lebih natural tanpa perlu beradaptasi terlalu lama.
“Sekarang kita temukan formula itu ramping tapi tinggi. Jadi compact, posisinya semuanya dekat,” ujar Rifat Sungkar dalam percakapan tersebut, menekankan bahwa mobil modern dibuat agar lebih mudah dikendarai untuk berbagai profil pengguna.
Kap Mesin Terlihat, Jadi Patokan Visual saat Bermanuver
Menariknya, Destinator juga dinilai memiliki karakter yang membantu pengemudi memahami dimensi kendaraan. Salah satu detail yang dianggap penting adalah kap mesin yang terlihat jelas dari posisi duduk. Hal ini memberikan patokan visual ketika pengemudi harus menilai jarak depan mobil, terutama saat parkir atau melewati ruang sempit.
Bagi sebagian pengemudi, termasuk perempuan, patokan visual seperti ini bisa meningkatkan rasa percaya diri. Kekhawatiran seperti “hidung mobil sudah sampai mana” menjadi lebih mudah dikontrol karena bentuk kap dapat diperkirakan dari kursi pengemudi.
SUV Kini Makin Dilirik Perempuan karena Praktis dan Easy Going
Tren SUV juga semakin berkembang di kalangan konsumen perempuan. Jika sebelumnya SUV identik dengan kendaraan besar dan berat, kini compact SUV menawarkan pengalaman berkendara yang lebih ringan, nyaman, dan tidak mengintimidasi. Dalam konteks lifestyle, perubahan ini juga dipengaruhi oleh kesetaraan peran, di mana perempuan modern semakin bebas menentukan kendaraan sesuai kebutuhan mobilitasnya.
Menurut Rifat, SUV compact seperti Destinator punya nilai tambah karena dimensinya tidak terasa kepanjangan, akses keluar-masuk lebih mudah, serta akomodasi kabin dan bagasi lebih praktis. “Yang paling menarik dari mobil-mobil compact itu adalah akomodasinya gampang. Masukin barang gampang, keluar masuk gampang,” ujarnya.
Karakter tersebut membuat SUV compact relevan untuk berbagai aktivitas, mulai dari kendaraan keluarga, mobil kerja, hingga kebutuhan belanja harian. Berbeda dengan SUV berukuran menengah atau besar yang kadang masih menuntut effort lebih saat naik-turun kabin atau saat bermanuver di area padat.
Mesin 1.500 Turbo Direct Injection: Efisien dan Responsif
Di sektor performa, Mitsubishi Destinator mengandalkan mesin 1.500 turbo direct injection. Teknologi ini disebut menjadi pembeda penting dibanding turbo generasi lama yang sering diasosiasikan dengan turbo lag serta perawatan yang dianggap lebih rumit.
Rifat menjelaskan bahwa turbo masa kini sudah berbeda karena kontrol ECU semakin pintar dan sistem pembakaran lebih presisi. Direct injection berperan besar dalam efisiensi karena menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna, sementara turbo memberikan tenaga tambahan saat dibutuhkan. Dengan kata lain, mobil bisa tetap irit saat penggunaan normal, namun responsif ketika pengemudi memerlukan akselerasi lebih kuat.
“Turbo masa lalu sama turbo masa kini itu dua turbo yang beda. Yang sekarang perawatannya juga nggak terlalu repot,” jelasnya. Selain itu, sistem pendinginan yang lebih matang turut membuat performa lebih stabil. Dalam konteks mesin turbo, suhu menjadi faktor krusial, sehingga kestabilan temperatur menjadi indikator penting untuk menjaga performa sekaligus efisiensi.
Transmisi CVT Modern Dinilai Cocok untuk Mobil Keluarga
Destinator menggunakan transmisi CVT yang dirancang untuk kenyamanan dan efisiensi, terutama dalam kondisi lalu lintas padat. CVT dinilai ideal untuk mesin berkapasitas kecil karena friksi lebih rendah sehingga konsumsi bahan bakar lebih optimal. Namun, Rifat menekankan bahwa CVT modern sudah berbeda dibanding generasi awal karena kini dibekali kontrol elektronik yang lebih canggih.
Dengan dukungan sistem tersebut, CVT mampu menyesuaikan karakter rasio sesuai kebutuhan, termasuk ketika menghadapi tanjakan maupun turunan. Keberadaan drive mode juga membantu mobil mengatur respons throttle, RPM, hingga karakter transmisi agar lebih sesuai dengan kondisi jalan.
Meski demikian, ada catatan penting terkait penggunaan CVT, khususnya saat melewati turunan panjang. CVT sebaiknya tidak dipaksa melakukan engine brake agresif pada kecepatan tinggi. “Penyakit di CVT itu justru turunan, bukan tanjakan. Jadi harus gentle,” ujarnya, menekankan pentingnya gaya berkendara yang tepat demi menjaga usia pakai komponen.
Kabin Berorientasi Keluarga Lewat Omotenashi dan Theater Seat
Selain performa, daya tarik mobil keluarga modern juga terletak pada kenyamanan kabin. Mitsubishi mengusung filosofi Omotenashi atau hospitality, yang diterjemahkan dalam berbagai aspek seperti kompartemen penyimpanan melimpah, ruang kabin lega, hingga akses pintu yang mendukung aktivitas keluarga.
Destinator juga dibekali konsep theater seat, di mana posisi kursi semakin kebelakang semakin tinggi. Desain ini membantu penumpang belakang tetap memiliki pandangan ke depan, sehingga perjalanan lebih nyaman dan minim rasa “terhalang” oleh kursi depan. Bagi keluarga, kenyamanan seperti ini sering menjadi faktor penting karena mempengaruhi pengalaman perjalanan, terutama saat membawa anak-anak atau bepergian jarak jauh.
SUV Bukan Sekadar Gaya, tetapi Adaptasi Mobilitas Indonesia
Perubahan tren SUV juga disebut tidak selalu berkaitan dengan kebutuhan off-road atau penggerak 4 roda. Banyak pengguna membeli SUV untuk sensasi duduk tinggi, kenyamanan suspensi, dan kemampuan melewati jalan rusak tanpa membuat kabin terlalu terpukul. Dalam kondisi kota besar, kebutuhan utamanya bukan selalu 4×4, melainkan mobil yang lebih tinggi dan nyaman.
“Yang utuh dari SUV itu adalah travel suspensi panjang. Itu dagangannya,” kata Rifat, menggambarkan bahwa SUV dirancang untuk lebih siap menghadapi permukaan jalan yang tidak rata.
Tips Berkendara Aman dan Merawat Mobil Modern
Sebagai penutup, Rifat menekankan pentingnya manajemen waktu sebagai salah satu faktor keselamatan berkendara. Pengemudi yang memiliki waktu cukup cenderung lebih tenang dan tidak mudah terpancing emosi saat macet, sehingga risiko manuver agresif dapat ditekan.
Sementara dari sisi perawatan, ia mengingatkan agar pengguna mobil modern tidak sembarangan mengganti viskositas oli di luar rekomendasi pabrikan. Mesin modern dibuat lebih ringkas dan presisi, sehingga membutuhkan pelumasan sesuai standar agar umur komponen tetap terjaga.
Dengan kombinasi desain tinggi namun ringkas, mesin turbo direct injection yang efisien, transmisi CVT modern yang adaptif, serta kabin yang mendukung kebutuhan keluarga, Mitsubishi Destinator tampil sebagai salah satu SUV compact yang relevan dengan tren mobilitas Indonesia saat ini. Model ini memperlihatkan bahwa SUV modern bukan hanya soal tampilan, tetapi juga soal desain dan teknologi yang membuat kendaraan semakin mudah digunakan oleh siapa pun, termasuk keluarga muda dan pengguna perempuan yang mengutamakan kenyamanan serta rasa percaya diri di balik kemudi.













